• jkb
  • weg
  • maklumat

Selamat Datang di Website MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 4 SRAGEN. Terima Kasih Kunjungannya

Kontak Kami


MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 4 SRAGEN

NPSN : 20363854

Pedak Rt 1, Karangwaru, Plupuh, Sragen


[email protected]

TLP : 08112640128


          

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 145608
Pengunjung : 74741
Hari ini : 33
Hits hari ini : 43
Member Online : 1
IP : 216.73.216.117
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

JIHAD SANTRI JAYAKAN NEGERI DI HARI SANTRI 2023




Setiap tanggal 22 Oktober Hari Santri Nasional diperingati. Penetapan Hari Santri Nasional didasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional tidak lepas dari peran santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Tanggal 22 Oktober bertepatan dengan resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari yang merupakan seorang ulama sekaligus pahlawan nasional. Resolusi jihad merupakan fatwa yang berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dengan melawan penjajah yang masih berada di Indonesia pada waktu itu.


Tanggal 17 September 1945 lahirlah fatwa resolusi jihad, KH Hasyim Asy’ari yang mengeluarkan fatwa  jihad di kalangan kiai dan santri pesantren, untuk melawan para penjajah demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Fatwa itu kemudian melahirkan Resolusi Jihad yang disepakati dalam rapat di Kantor Pengurus Besar NU di Bubutan, Surabaya pada 21-22 Oktober 1945.


Bertolak pada sejarah hari santri tersebut, Hari Santri Nasional 2023 mengangkat tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan tema tersebut berisi ajakan kepada para santri untuk melakukan jihad intelektual.


Menurut Menag, tema Jihad Santri Jayakan Negeri dapat dimaknai secara historis dan kontekstual. Secara historis, tema ini ingin mengingatkan bahwa para santri memiliki andil besar dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Secara kontekstual, “Jihad Santri Jayakan Negeri” menegaskan bahwa santri terus berkontribusi aktif dalam memajukan negeri. Dikatakan Gus Men, makna jihad secara kontekstual tidak selalu identik dengan berperang angkat senjata.


Pada kesempatan apel peringatan Hari Santri, kepala madrasah juga mengingatkan anak-anak agar berjihad dengan sungguh-sungguh melawan kemalasan dan kebodohan, dengan belajar dengan semangat dan sungguh-sungguh agar menjadi santri yang berwawasan luas, bermanfaat dan berkontribusi positif bagi negeri. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan dan meneruskan semangat jihad para pahlawan Indonesia serta menjiwai tema peringatan Hari Santri 2023 ini dengan Jihad Santri Jayakan Negeri.



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas