427 Siswa SD/MI Mengikuti ANBK di MTsN 4 Sragen

Di MTsN 4 Sragen seperti tahun sebelumnya, saat ini diberi kepercayaan dari SD/MI untuk menjadi tempat pelaksanaan ANBK 2023. Siswa SD/MI yang mengikuti ANBK di MTsN 4 Sragen sejumlah 427 peserta dari 28 SD/MI di sekitar kecamatan Plupuh, yang dilaksanakan sejak 23 Oktober 2023 sampai dengan 2 November 2023. Dalam satu hari terdapat 3 sesi pembagian kelompok, terkecuali pada gelombang terakhir (4) hanya terdapat 1 sesi saja.
Hal ini suatu kepercayaan yang luar biasa warga masyarakat SD/MI yang berkenan untuk ikut bergabung di madrasah ini dalam penyelenggaraan ANBK tahun 2023 kali ini.
“Atas kepercayaan masyarakat SD/MI, pelaksanaan ANBK di madrasah ini juga free tidak dikenakan biaya bagi peserta ANBK di madrasah kami, “ ungkap Smanto, S.Pd, M.Pd selaku kepala madrasah.
“Bahkan sebagai wujud terima kasih atas kepercayaan masyarakat tersebut, peserta ANBK diberikan snack ala kadarnya sebagai pelepas lelah dari MTsN 4 Sragen, yang dibagikan selepas peserta menyelesaikan tes ANBK, “ lanjut Sumanto.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer ini tidak sama dengan Ujian Nasional, hal ini terlihat langsung dalam praktek yang dilaksanakan. Jika Ujian Nasional hanya fokus pada penilaian aspek kognitif siswa tetapi Asesmen Nasional penilaiannya lebih menyeluruh, baik kognitif maupun non-kognitif.
Melansir dari laman resmi Kemendikbud.go.id, mutu satuan pendidikan penilaian dapat dilakukan berdasarkan hasil belajar siswa dari beberapa aspek yaitu literasi, numerasi dan karakter. Kegiatan ANBK dilakukan secara online atau semi online karena memang berbasis komputer.
Penilaian dari ANBK ada tiga instrumen sebagai bagian dari evaluasi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu:
- Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid,
- Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid,
- Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.
AKM menjadi tolak ukur penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan minimal siswa. AKM sendiri akan terdiri dari tes kemampuan literasi dan numerasi.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Buah Kerja Keras dan Integritas Tim, Sabet Juara 1 Rekonsiliasi Semester 2 dari KPPN Sragen
- MTsN 4 Sragen Sabet Juara 2 Kinerja Anggaran dari KPPN Sragen
- Siswi MTs N 4 Sragen Mendapat Vaksin HPV
- MTsN 4 Sragen Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan: Edukasi untuk Orang Tua, Kader Keamanan Pangan
- Projek P52RA dengan Menggelar Karya Kreasi dan Kewirausahaan
Kembali ke Atas



